Sosiologi UMM Gelar Kuliah Umum Tentang Pentingnya Masyarakat Desa yang Partisipatif

Dr. Arie Sujito dari Depertemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) mengisi kuliah umum dihadapan mahasiswa Prodi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Selasa pagi (30/4). Arie menyampaikan tentang Transformasi Desa, Antara Partisipasi Sosial dan Developmentalism. “Desa mengalami trasformasi dengan UU Desa tahun 2014,” paparnya. Gejala partisipasi sosial, lanjut Arie, sudah dapat disaksikan saat ini. “Pemuda-pemuda desa menulis tentang kerusakan hutan hingga menyebabkan perdebatan publik. Ini luar biasa!” katanya. Desa mengalami traformasi yang signifikan sejak lahirnya UU Desa. Beberapa hal yang kemudian mengalami pembaharuan ialah pembaharuan agrarian, demokratisasi desa, pemenuhan pelayanan publik, keadilan gender, lingkungan yang manusiawi dan berkelanjutan. Masyarakat ketika diposisikan sebagai subjek, pada akhirnya akan memiliki akses untuk turut melakukan perubahan. Inilah yang kemudian dinamakan partisipasi. “Partisipasi bukan hanya datang rapat,” contoh Arie yang kemudian disambut tawa hadirin. Masyarakat yang memiliki peran dalam setiap pengambilan kebijakan, akan menjadikan pemerintahan desa yang sehat dan bangkitnya demokrasi lokal. Partisipasi lebih dalam lagi bilamana sudah mencapai tahap saling memonitoring tiap-tiap program yang hendak dijalankan atau biasanya disebut dengan voice. “Masyarakat memiliki andil,” jelasnya. Sangat baik, bila masyarakat dengan leluasa dapat mengetahu setiap pengeluaran yang dilakukan oleh desa, dalam konteks keuangan. Dalam rangka memperkuat sebuah desa yang warganya pratisipatif, Arie memberikan empat hal yang bisa dilakukan. Musyawarah Desa, Musrenbang Desa, Forum Komunitas dan Kelompok Sektoral. Keempat hal tersebut dapat berguna untuk memperkuat masyarakat yang partisipatif. Tersedia ruang negosiasi; kontestasi antar aktor dalam artikulasi kepentingan, representasi isu, agenda dan aktor (agencies) dan pembentukan subjek politik pembangunan. Kuliah tamu ini diharapkan mampu membuka pandangan mahasiswa terkhusus peserta mata kuliah perubahan sosial mengenai kondisi nyata perubahan yang terjadi pada masyarakat desa Indonesia di masa kini.

Sosiologi UMM Ramaikan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Desa Giripurno

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2013 yang diselenggarakan Jurusan Sosiologi FISIP UMM dilaksanakan di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Peringatan hari bersejarah ini diikuti oleh Mahasiswa Baru Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Muhammadiyah Malang. Dimulai pada Hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2013, jam 20.00 WIB dibuka langsung oleh Kepala Desa di Aula Desa Giripurno. Setelah diselenggarakan kegiatan Jalan Sehat, Slametan di Sumber Air Gemulo, Pentas Seni, kegiata ini berakhir pada Hari Senin 28 Oktober 2013, Pukul 12.00 WIB. Pelaksana lapangan yakni HIMASOS (Himpunan Mahasiswa Sosiologi). Adapun tujuan diselenggarakannya peringatan ini supaya  mahasiswa dan Warga Desa Giripurno mengingat akan hari besar kemerdekaan Indonesia yang sekarang sudah mulai tergerus dan terlupakan seiring perkembangan jaman. Panitia membangun panggung yang megah demi memeriahkan acara ini. Berbagai macam  hiburan ditampilkan oleh warga desa Giripurno dan Mahasiswa Sosiologi. Keiatan ini bertambah meriah sebab dihadiri semua perangkat pemerintahan Desa Giripurno, Dosen Sosiologi dan Ketua Jurusan Sosiologi. Beberapa acara yang ditampilkan dalam kegiatan ini adalah pertunjukan teater, pembacaan puisi, pertunjukan seni tari, dan lain – lain. Diakhir penyelenggaraan kegiatan ini mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari masyarakat. Hal ini terbukti dari animo masyarakat yang hadir dalam acara tersebut. Selain itu, peringatan ini cukup berkesan bagi mahasiswa-mahasiswa baru.