Tingkatkan Wawasan Siswa, Mahasiswa Sosiologi FISIP UMM Lakukan Sosialisasi di SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo Bojonegoro

Bojonegoro, 14 Januari 2026 – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali melaksanakan program Mahasiswa Back to School (MBTS) sebagai upaya memperkenalkan dunia perkuliahan kepada siswa sekolah menengah. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (14/1) di SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Dalam kegiatan ini, mahasiswa Sosiologi FISIP UMM menyampaikan materi terkait pentingnya pendidikan, serta peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, siswa juga mendapatkan informasi mengenai jalur dan proses pendaftaran mahasiswa baru di Program Studi Sosiologi UMM. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab sehingga mendorong partisipasi aktif dari para siswa. Kegiatan MBTS tersebut diikuti dengan antusiasme siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo melalui diskusi yang mengarah pada isu-isu sosial. Kehadiran mahasiswa Sosiologi FISIP UMM menjadi sarana silaturahmi sekaligus berbagi informasi seputar pendidikan tinggi, khususnya mengenai Program Studi Sosiologi UMM. Program MBTS ini merupakan bentuk kontribusi aktif mahasiswa dalam mendukung proses penerimaan mahasiswa baru sosiologi. Selain itu, MBTS juga merupakan upaya menjalin kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan menengah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga dapat mengaplikasikan ilmu sosiologi secara langsung di lingkungan sekolah. Diharapkan melalui kegiatan MBTS ini, siswa SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo dapat menambah wawasan, meningkatkan kesadaran sosial, serta termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Sementara itu, Guru Bimbingan Konseling SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo, Ibu Ifa, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan MBTS oleh mahasiswa Sosiologi FISIP UMM. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu siswa dalam mengenal dan mempertimbangkan pilihan pendidikan lanjutan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan melalui kerja sama yang berkelanjutan antara pihak sekolah dan Universitas Muhammadiyah Malang.
Jaring Bibit Unggul, Prodi Sosiologi UMM Gelar “Mahasiswa Back to School” di MAN 2 Blitar

Blitar, 5 Januari 2026 – Sebagai upaya aktif dalam mengenalkan dunia perkuliahan kepada siswa sekolah menengah, Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (FISIP UMM) kembali melaksanakan program andalannya, Mahasiswa Back to School (MBTS). Kegiatan sosialisasi dan rekrutmen mahasiswa baru tahun 2026 ini dilaksanakan pada Senin (5/1/2026) di MAN 2 Blitar. Kehadiran delegasi Sosiologi UMM ini merupakan bagian dari rangkaian acara Edufair yang diselenggarakan oleh pihak sekolah. Acara ini menjadi ajang reuni sekaligus berbagi informasi pendidikan yang diikuti oleh para alumni MAN 2 Blitar yang kini menempuh studi di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti UMM, UGM, UNDIP, dan lainnya. Dalam kesempatan ini, Prodi Sosiologi UMM mendelegasikan lima mahasiswa untuk mengawal stand edukasi. Salah satu anggota delegasi merupakan alumni MAN 2 Blitar, strategi ini dinilai efektif untuk membangun kedekatan emosional dan memberikan gambaran nyata mengenai transisi dari siswa madrasah menjadi mahasiswa perguruan tinggi. Di stand Edufair, tim MBTS Sosiologi UMM memberikan informasi komprehensif terkait profil Universitas Muhammadiyah Malang, kurikulum Prodi Sosiologi, berbagai jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), hingga prospek karier lulusan yang luas. Tak hanya soal administrasi, para mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai esensi ilmu sosiologi. Mereka menjelaskan bagaimana sosiologi berperan penting dalam memahami dinamika sosial, pembangunan masyarakat, serta kontribusinya dalam memecahkan berbagai persoalan sosial kontemporer. Suasana stand Sosiologi UMM terlihat hidup dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab interaktif. Para siswa, khususnya kelas XII, tampak antusias menggali informasi lebih dalam mengenai pilihan program studi yang sesuai dengan minat mereka. Kepala MAN 2 Blitar, Drs. Khusnul Khuluk, M.Pd., menyambut positif kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Edufair akan terus dikembangkan setiap tahunnya. “Kegiatan ini merupakan sarana strategis madrasah dalam menjembatani informasi pendidikan tinggi dan memotivasi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Khusnul Khuluk. Program MBTS sendiri dirancang sebagai bentuk pelibatan aktif mahasiswa untuk kembali ke sekolah asal mereka guna berbagi inspirasi. Selain di Blitar, pada hari yang sama Prodi Sosiologi UMM juga menerjunkan lima mahasiswa lainnya untuk melaksanakan kegiatan serupa di SMA Negeri 1 Kutorejo. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Prodi Sosiologi UMM dalam memperluas jangkauan sosialisasi dan menjaring calon sosiolog muda berkualitas di masa depan. (*)
Sosiologi UMM Sapa Mojokerto, Ajak Siswa SMAN 1 Kutorejo Kenali Prospek Karier Sosial

Mojokerto, 5 Januari 2026 – Program Studi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus menggencarkan program strategis Mahasiswa Back to School (MBTS) dalam rangka perekrutan mahasiswa baru. Selain di Blitar, kegiatan kali ini juga menyasar SMAN 1 Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, yang dilaksanakan pada hari yang sama, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini dirancang untuk memberikan gambaran utuh dan komprehensif mengenai studi sosiologi kepada para siswa, khususnya kelas 12 yang tengah mempersiapkan diri menuju jenjang pendidikan tinggi. Delegasi mahasiswa Prodi Sosiologi UMM hadir langsung untuk berbagi pengalaman (sharing session), membedah informasi kurikulum, menceritakan serunya kehidupan kampus (campus life), hingga memaparkan prospek karier lulusan sosiologi yang luas. Kehadiran tim MBTS Sosiologi UMM mendapatkan sambutan hangat dari pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Kutorejo, Nur Itwati, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi kepada UMM atas inisiatif jemput bola ini. Menurutnya, program MBTS merupakan langkah strategis dalam membuka cakrawala siswa mengenai pilihan program studi yang relevan dengan perkembangan zaman. “Kami berterima kasih atas terlaksananya kegiatan ini. Melalui sosialisasi ini, siswa dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai Program Studi Sosiologi UMM, baik dari sisi keilmuan, peluang karier, maupun peran sosiologi dalam memahami dan menyelesaikan persoalan sosial,” ungkap Nur Itwati. Lebih lanjut, beliau berharap kegiatan ini tidak sekadar berhenti pada penyampaian informasi, namun mampu menjadi pemantik motivasi bagi siswa. “Kami berharap kegiatan ini mampu memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan mempersiapkan masa depan akademik mereka dengan lebih matang dan terencana,” tambahnya. Antusiasme siswa SMAN 1 Kutorejo terlihat jelas sepanjang sesi diskusi. Bagi Prodi Sosiologi UMM, MBTS bukan sekadar ajang promosi, melainkan sebuah jembatan yang menghubungkan dunia sekolah dengan realitas dunia kampus. Melalui program ini, Sosiologi UMM berupaya memperkenalkan ilmu sosiologi secara aplikatif dan menginspirasi generasi muda untuk kelak berkontribusi dalam memecahkan berbagai masalah sosial di masyarakat.
Mahasiswa Sosiologi UMM Jadi Garda Depan Promosi Kampus melalui Program Back to School

Malang, 15 Desember 2025 – Program Studi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) secara resmi memulai program Mahasiswa Back to School (MBTS) sebagai strategi baru dalam upaya rekrutmen mahasiswa baru tahun 2026 dan seterusnya. Kegiatan perdana MBTS dilaksanakan pada hari ini, Rabu, 15 Desember 2025 di MA Muhammadiyah 1 Plus (MAMUMTAZA) Malang, mulai pukul 08.40 hingga 10.00 WIB. MBTS merupakan program baru dalam menunjang proses perekrutan mahasiswa baru. Tahun ini menjadi titik mula pelaksanaan MBTS oleh Program Studi Sosiologi FISIP UMM. Berbeda dengan pola sosialisasi sebelumnya yang lebih menekankan pembagian brosur oleh dosen dan mahasiswa, program MBTS menempatkan mahasiswa sebagai aktor utama dalam kegiatan promosi. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai duta Prodi Sosiologi UMM, khususnya dengan kembali ke sekolah asal mereka untuk berbagi pengalaman dan informasi seputar dunia perkuliahan. Pada pelaksanaan perdana tersebut, sebanyak enam mahasiswa Sosiologi UMM terlibat, dengan tiga mahasiswa bertugas sebagai pemateri di hadapan 41 siswa kelas XII MAMUMTAZA. Kegiatan sosialisasi dilakukan dalam bentuk presentasi interaktif dan dilengkapi dengan pembagian brosur pendaftaran Prodi Sosiologi UMM. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai perguruan tinggi yang telah memiliki pengakuan internasional, baik melalui kerja sama global, peringkat, maupun akreditasi. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan Prodi Sosiologi UMM yang menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), mendorong kelulusan tepat waktu, serta memiliki berbagai program unggulan seperti Centre of Excellence (CoE), program magang, dan kegiatan socioscience atau Olimpiade Sosiologi. Prodi Sosiologi UMM juga menegaskan jejaring kemitraan yang luas dengan berbagai sektor, mulai dari industri seperti Semen Indonesia Group dan Sasa, hingga organisasi non-pemerintah (NGO) seperti Perludem. Selain itu, Prodi Sosiologi UMM menawarkan tiga konsentrasi utama, yaitu Sosiologi Lingkungan, Sosiologi Pembangunan, dan Sosiologi Industri, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan isu sosial kontemporer. Program MBTS ini menjadi ruang aktualisasi kepedulian mahasiswa dalam mempromosikan Prodi Sosiologi UMM secara langsung di sekolah asal mereka. Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung, yang kemudian ditutup dengan motivasi dari pihak guru untuk mendorong siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya di UMM yang dikenal memiliki beragam keunggulan akademik dan non-akademik. Ke depan, program MBTS akan menyasar sekolah-sekolah di berbagai wilayah, khususnya di Jawa Timur, sebagai bagian dari strategi berkelanjutan Prodi Sosiologi UMM dalam memperkuat branding dan meningkatkan jumlah mahasiswa baru.
Prodi Sosiologi UMM Hadiri Workshop GNI Terkait Keberlanjutan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat di Surabaya

Surabaya, 19 Nopember 2025 – Program Studi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadiri Workshop “Kolaborasi untuk Keberlanjutan Upaya Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat di Surabaya” yang diselenggarakan oleh Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI). Acara berlangsung di Hotel Arcadia – Horison Surabaya mulai pukul 08.30 WIB hingga siang hari. Dalam kegiatan ini, Prodi Sosiologi UMM diwakili oleh Kaprodi Awan Setia Dharmawan, M.Si., yang hadir sebagai bagian dari Annual Stakeholder Meeting. Pertemuan tersebut mempertemukan berbagai mitra strategis GNI, termasuk lembaga pendidikan, komunitas lokal, serta organisasi yang terlibat dalam isu perlindungan anak dan pemberdayaan masyarakat. Prodi Sosiologi UMM selama ini menjadi salah satu mitra aktif GNI, khususnya melalui program magang mahasiswa yang ditempatkan di berbagai unit kerja GNI. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berkembang seiring dengan komitmen kedua belah pihak dalam penguatan kapasitas masyarakat. Dalam sesi diskusi, para peserta diminta memberikan pandangan mengenai kelanjutan kegiatan pendampingan GNI untuk tahun 2026, khususnya di wilayah Kecamatan Semampir, Surabaya. Beberapa masukan strategis mencakup penguatan jaringan komunitas lokal, peningkatan program pemberdayaan yang berkelanjutan, serta pendekatan partisipatif yang lebih melibatkan warga. Ke depan, Prodi Sosiologi UMM berharap dapat memperluas bentuk kerja sama dengan GNI, tidak hanya dalam bentuk magang mahasiswa, tetapi juga kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui riset terapan, pendampingan, dan program bersama yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat sasaran.
FISKOM UKSW Lakukan Studi Banding ke FISIP UMM, Bahas Penguatan Prodi dan Konsep Living Lab

Malang, 20 Nopember 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (FISIP UMM) menerima kunjungan rombongan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi (FISKOM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari dosen dan perwakilan himpunan mahasiswa hadir dalam kegiatan studi banding tersebut. Kunjungan ini disambut secara resmi oleh pimpinan FISIP UMM melalui kegiatan seremonial di Aula FISIP GKB 1 lantai 6 mulai pukul 13.00 WIB. Setelah rangkaian seremoni, rombongan UKSW kemudian mengunjungi beberapa program studi di lingkungan FISIP UMM, termasuk Program Studi Sosiologi. Dari pihak UKSW, hadir Kaprodi Sosiologi, Alvianto Wahyudi Utomo, S.Sos., M.Si., bersama lima dosen Sosiologi lainnya. Sementara itu, Prodi Sosiologi UMM diwakili oleh Kaprodi Awan Setia Dharmawan, M.Si., dan tiga dosen lainnya. Pertemuan kedua institusi berlangsung hangat dan fokus pada berbagi pengalaman terkait pengelolaan program studi serta penguatan laboratorium sosiologi. UKSW menaruh perhatian khusus pada peran strategis Laboratorium Sosiologi UMM, yang tidak hanya mendukung pembelajaran tetapi juga mengelola mata kuliah praktikum dan memiliki modul praktikum yang terstruktur. Di sisi lain, UKSW memperkenalkan konsep Living Lab, yaitu laboratorium berbasis masyarakat yang tidak terpaku pada ruang fisik. Konsep ini memungkinkan desa atau komunitas tertentu menjadi ruang belajar sekaligus lokasi penelitian secara langsung. Pertukaran gagasan mengenai model laboratorium ini menjadi salah satu poin diskusi yang paling menarik dalam sesi kunjungan. Dalam kesempatan tersebut, Prodi Sosiologi UMM juga memaparkan struktur kurikulum serta tiga konsentrasi utama yang ditawarkan, yaitu Sosiologi Pembangunan, Sosiologi Industri, dan Sosiologi Lingkungan. Kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai pengembangan kurikulum, praktik laboratorium, dan peluang kolaborasi di masa mendatang. Kegiatan kunjungan berlangsung hingga pukul 16.30 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama. Baik FISIP UMM maupun FISKOM UKSW berharap adanya tindak lanjut berupa kolaborasi akademik, riset, maupun pengembangan laboratorium di kemudian hari.
Prodi Sosiologi FISIP UMM Perkenalkan Kehidupan Perkuliahan kepada Mahasiswa Baru

Malang, 10 September 2025 – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang menggelar kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) pada Rabu, 10 September 2025. Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, organisasi kemahasiswaan, serta prospek masa depan sebagai bagian dari keluarga besar Sosiologi UMM. Acara PESMABA dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi Sosiologi, Ibu Luluk Dwi Kumalasari, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar mahasiswa baru dapat aktif belajar, berkembang, dan berkontribusi baik di ranah akademik maupun organisasi. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen Sosiologi serta organisasi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS). Rangkaian acara diawali dengan perkenalan para dosen yang menyampaikan bidang keahlian sekaligus memberikan motivasi bagi mahasiswa baru. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan profil Program Studi Sosiologi, mulai dari sejarah berdirinya, capaian akademik, hingga visi dan misi yang diusung. Tidak hanya itu, sesi pemaparan mengenai jenjang karir lulusan Sosiologi turut menjadi perhatian. Lulusan Sosiologi diharapkan mampu berkiprah di berbagai bidang, seperti penelitian, pendidikan, perencanaan pembangunan, lembaga sosial, hingga sektor industri kreatif yang membutuhkan analisis sosial. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Mahasiswa baru tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga diajak berinteraksi melalui sesi tanya jawab, sehingga tercipta suasana komunikasi yang akrab antara mahasiswa, dosen, dan organisasi HIMASOS. Dengan adanya PESMABA ini, diharapkan mahasiswa baru dapat lebih siap menapaki perjalanan akademiknya di bangku perkuliahan, memahami peran strategis Sosiologi dalam kehidupan masyarakat, serta aktif berkontribusi dalam kegiatan organisasi maupun riset keilmuan di UMM.
Program Studi Sosiologi FISIP UMM Raih Akreditasi Internasional FIBAA

Malang – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini ialah prestasi di tingkat internasional. Baru-baru ini, Prodi Sosiologi berhasil meraih akreditasi internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA), sebuah lembaga akreditasi terkemuka. Akreditasi ini diberikan tanpa syarat (accredited without conditions), sebagaimana disampaikan langsung oleh Diane Freiberger, Mag.a (MBA), selaku Managing Director FIBAA International. Hal ini menunjukkan bahwa Prodi Sosiologi UMM telah memenuhi standar kualitas pendidikan tinggi internasional yang ditetapkan oleh FIBAA, mulai dari kurikulum, metode pembelajaran, sumber daya pengajar, hingga kualitas lulusan. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas komitmen Prodi Sosiologi FISIP UMM dalam meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus berinovasi dan menjaga keunggulan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi yang responsif terhadap tantangan global. Dengan capaian akreditasi internasional FIBAA, yang melengkapi status Akreditasi Unggul dari BAN-PT, Prodi Sosiologi FISIP UMM kini menjadi salah satu program studi terbaik di Indonesia yang telah diakui kualitasnya di tingkat global.
HIMASOS Hadirkan Refleksi Kehidupan lewat Pameran “History of Euforia”

Batu, 24 Mei 2025, Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS) Universitas Muhammadiyah Malang menggelar pameran seni bertajuk History of Euforia di Museum HAM Munir, Kota Batu. Acara ini menjadi ruang ekspresi kreatif yang menampilkan karya-karya visual berupa foto, gambar, dan lukisan yang menggambarkan berbagai sisi kehidupan manusia. Pameran ini tidak hanya menyajikan keindahan artistik, tetapi juga mengajak pengunjung untuk merenungkan beragam pengalaman dan dinamika kehidupan manusia dari sudut pandang yang reflektif dan emosional. Setiap karya menghadirkan narasi tersendiri tentang harapan, perjuangan, kesedihan, kebahagiaan, hingga euforia yang menyertai perjalanan hidup. Konsep yang diusung HIMASOS melalui History of Euforia membuka ruang dialog antara seni dan sosiologi, menunjukkan bahwa karya visual dapat menjadi medium yang kuat dalam memahami kompleksitas sosial dan eksistensial manusia. Acara ini terbuka untuk umum dan didukung oleh berbagai mitra komunitas serta institusi. Kehadiran pengunjung dari berbagai latar belakang menunjukkan tingginya antusiasme terhadap inisiatif seni dan budaya yang digagas oleh mahasiswa. Dengan terselenggaranya pameran ini, HIMASOS UMM menunjukkan komitmennya dalam memperluas cakrawala berpikir mahasiswa serta menghadirkan kontribusi nyata di ranah ekspresi sosial dan budaya.
Kuliah Praktisi: Strategi Praksis Antara Peran NGO Professional dan Manajemen CSR

Kuliah Praktisi: Strategi Praksis Antara Peran NGO Professional dan Manajemen CSR Kuliah Praktisi oleh Prodi Sosiologi FISIP UMM Malang, 8 Mei 2025 (Meeting Room Dormy Hostel UMM)– Program Studi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelanggarakan kuliah praktisi bertajuk ” Strategi Praksis Antara Peran NGO Professional dan Manajemen CSR” Kegiatan ini menghadirkan Heroik Pratama,M.I.P dari Perludem Jakarta sebagai ahli praktisi. Dalam sambutan Kaprodi Sosiologi, Luluk Dwi Kumalasari, S.Sos, M.Si. “Program COE Sosiologi merupakan program networking mahasiswa dalam mengenal konsep manajemen NGO yang professional sekaligus CSR management di Perusahaan,”ungkap Luluk. Saat memberikan sambutan dalam kuliah praktisi COE Sosiologi Kelas Professional Manager. Ahmad Arrozy sebagai Programmer (P.I.C) COE Sosiologi menekankan pentingnya peran bridging atau jembatan antara masyarakat, akademisi, dan NGO sebagai fondasi penguatan organisasi masyarakat sipil yang berkelanjutan dan berdampak luas. Ia menyampaikan bahwa NGO mampu menjadi penghubung yang efektif dalam regenerasi mahasiswa dan kekuatan civil society diharapkan dapat menjadi pengubah permainan (game changer) dalam prospektif masa depan demokrasi Indonesia. Sementara itu, Heroik Pratama menyoroti secara khusus isu keterwakilan perempuan dalam NGO sebagai studi kasus bagi pelatihan identifikasi peserta COE. Ia menyampaikan data dan pengalaman di lapangan yang menunjukkan belum maksimalnya pemahaman dan strategi pemenangan perempuan di pemilu, desain kebijakan candidacy quota 30% perempuan yang belum maksimal, dukungan pendanaan terhadap perempuan yang lemah, tingginya tingkat kekerasan dalam politik terhadap perempuan, belum maksimalnya pemahaman dan strategi pemenangan perempuan di pemilu. Menurut Heroik, keterwakilan perempuan bukan hanya soal angka, tapi juga menyangkut kualitas partisipasi dan pengambilan keputusan yang berkeadilan terhadap gender. Kegiatan ini mengajak mahasiswa COE Sosiologi untuk lebih kritis dan reflektif dalam memahami dinamika NGO, sekaligus membuka ruang dialog terkait penguatan partisipasi kelompok civil society dalam gerakan sosial. (ozz)