Kuliah Praktisi: Strategi Praksis Antara Peran NGO Professional dan Manajemen CSR

Kuliah Praktisi: Strategi Praksis Antara Peran NGO Professional dan Manajemen CSR Kuliah Praktisi oleh Prodi Sosiologi FISIP UMM Malang, 8 Mei 2025 (Meeting Room Dormy Hostel UMM)– Program Studi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelanggarakan kuliah praktisi bertajuk ” Strategi Praksis Antara Peran NGO Professional dan Manajemen CSR” Kegiatan ini menghadirkan Heroik Pratama,M.I.P dari Perludem Jakarta sebagai ahli praktisi. Dalam sambutan Kaprodi Sosiologi, Luluk Dwi Kumalasari, S.Sos, M.Si. “Program COE Sosiologi merupakan program networking mahasiswa dalam mengenal konsep manajemen NGO yang professional sekaligus CSR management di Perusahaan,”ungkap Luluk. Saat memberikan sambutan dalam kuliah praktisi COE Sosiologi Kelas Professional Manager. Ahmad Arrozy sebagai Programmer (P.I.C) COE Sosiologi menekankan pentingnya peran bridging atau jembatan antara masyarakat, akademisi, dan NGO sebagai fondasi penguatan organisasi masyarakat sipil yang berkelanjutan dan berdampak luas. Ia menyampaikan bahwa NGO mampu menjadi penghubung yang efektif dalam regenerasi mahasiswa dan kekuatan civil society diharapkan dapat menjadi pengubah permainan (game changer) dalam prospektif masa depan demokrasi Indonesia.     Sementara itu, Heroik Pratama menyoroti secara khusus isu keterwakilan perempuan dalam NGO sebagai studi kasus bagi pelatihan identifikasi peserta COE. Ia menyampaikan data dan pengalaman di lapangan yang menunjukkan belum maksimalnya pemahaman dan strategi pemenangan perempuan di pemilu, desain kebijakan candidacy quota 30% perempuan yang belum maksimal, dukungan pendanaan terhadap perempuan yang lemah, tingginya tingkat kekerasan dalam politik terhadap perempuan, belum maksimalnya pemahaman dan strategi pemenangan perempuan di pemilu. Menurut Heroik, keterwakilan perempuan bukan hanya soal angka, tapi juga menyangkut kualitas partisipasi dan pengambilan keputusan yang berkeadilan terhadap gender. Kegiatan ini mengajak mahasiswa COE Sosiologi untuk lebih kritis dan reflektif dalam memahami dinamika NGO, sekaligus membuka ruang dialog terkait penguatan partisipasi kelompok civil society dalam gerakan sosial. (ozz)