Sosiologi
Universitas Muhammadiyah Malang
Sosiologi
Universitas Muhammadiyah Malang

Kerja sama

Kerjasama Luar Negeri, “emergency need” dalam relasi kekinian antar Perguruan Tinggi

Kerjasama luar negeri menjadi bagian yang tidak terbantahkan dalam relasi kekinian di lingkup perguruan tinggi. Pun demikian dengan Jurusan sosiologi FISIP UMM, apalagi support yang luar biasa dari pihak universitas dalam bentuk kebijakan benchmarking (penguatan kelembagaan melalui kerjasama dengan Perguruan Tinggi asing) menjadikan stimuli bagi kami untuk terus melakukan inovasi-inovasi.   Alhamdulillah, dalam waktu yang tidak begitu lama, kerjasama luar negeri sudah mulai bisa diwujudkan oleh Jurusan sosiologi FISIP UMM. Dua kampus di dua negara yang berbeda telah menjalin kerjasama yaitu Universitas Utara Malaysia,  dan Universitas Jamia Millia Islamia, New Delhi, India.

Kerjasama dengan Universitas Utara Malaysia sudah mewujud dalam bentuk sit in. Program tersebut memberikan kesempatan belajar di Universitas Utara Malaysia (UMM) sekitar 2 minggu. Selama 2 minggu mahasiswa sosiologi UMM bisa merasakan atmosfer belajar yang cukup berbeda dengan di UMM. Apalagi dalam kegiatan belajar mengajar yang menggunakan bahasa campuran antara Bahasa Melayu Malaysia dengan Bahasa Inggris. Selain proses belajar mengajar, mahasiswa juga diberi ruang untuk unjuk kemampuan menampilkan seni tradisi negaranya masing-masing yang dikemas dalam kegiatan “Malam Kebudayaan”. Kegiatan tersebut diharapkan bisa semakin menjembatani konteks kultur antara dua negara yang sejatinya punya kekhasan kebudayaan yang hampir sama.

Malam Kebudayaan berkontribusi bagi terciptanya komunikasi yang semakin baik antara Malaysia dengan Indonesia. Puncak kegiatan sit in adalah debat antar beberapa universitas (Program sit ini tidak hanya diikuti oleh UMM tetapi juga Universitas Jember, Jawa Timur, dan Universitas Veteran (UPN) Yogyakarta. Pada akhir debat akan diumumkan universitas mana yang berhak mendapat predikat terbaik dalam debat. Pada tahun 2013 (sit in untuk pertama kali dilakukan), universitas terbaik dalam debat adalah Universitas Muhammadiyah Malang. Hebatnya lagi, yang menyampaikan materi debat adalah mahasiswa sosiologi yaitu Nur Achmad (program sit ini tidak hanya mahasiswa oleh mahasiswa Sosiologi saja tetapi juga mahasiswa dari Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Hubungan internasional).

Kepercayaan yang diberikan oleh tim dengan menunjuk mahasiswa sosiologi sebagai presenter debat menunjukkan jika mahasiswa sosiologi punya peluang yang sama untuk bias menjadi yang terbaik. Nur Achmad (lulusan terbaik Fakultas pada Yudicium FISIP UMM periode II tahun 2014) telah mampu member tauladan yang baik. Kita tunggu peserta-peserta sit ini dari sosiologi berikutnya, untuk siap menjadi yang terbaik. Program sit ini merupakan bentuk sendi penting kegiatan akademik Jurusan. Harapan akhirnya, akan mewujud dalam bentuk kredit transfer, dimana mahasiswa sosiologi bisa melakukan perkuliahan selama satu semester di Universitas Utara Malaysia(UUM) dan mata kuliahnya diakui oleh UMM. Sebaliknya mahasiswa UUM bias kuliah selama satu semester di Jurusan Sosiologi FISIP UMM, dan mata kuliahnya juga diakui oleh UUM.

Kerjasama dengan Universitas Jamia Millia Islamia, New Delhi, India memang belum mewujud dalam kegiatan. Kita berharap dalam waktu yang tidak begitu lama, kedekatan dengan Jamia Millia Islamia akan teraplikasikan dalam kegiatan-kegiatan riil, yang langsung melibatkan mahasiswa dan Dosen. India menjadi Negara yang sangat strategis bagi pengembangan akademik, apalgi kebijakan India yang sangat menghargai kultur akademik. Hal tersebut diharapkan bias menjadi virus yang baik bagi terciptanya iklim akademik yang semakin mumpuni di Juriusan Sosiologi FISIP UMM. Semoga. 

  

Shared: